Digitalisasi Pemetaan Potensi Ekowisata Berbasis Kearifan Lokal sebagai Strategi Pengembangan Pariwisata Desa Wonoharjo, Kecamatan Kemusu, Kabupaten Boyolali
DOI:
https://doi.org/10.31004/jepemas.v2i2.13915Keywords:
ekowisata, peta digital, Desa Wonoharjo, kearifan lokal, pariwisata desaAbstract
Desa Wonoharjo, Kecamatan Kemusu, Kabupaten Boyolali memiliki berbagai potensi wisata yang berkaitan dengan lingkungan alam, kehidupan masyarakat, serta kearifan lokal yang dapat dikembangkan sebagai daya tarik ekowisata. Namun, keberadaan berbagai potensi tersebut belum sepenuhnya didukung oleh informasi spasial yang terintegrasi dan mudah diakses oleh masyarakat maupun wisatawan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mengidentifikasi, memetakan, dan mendigitalisasi potensi ekowisata Desa Wonoharjo sebagai media informasi dan promosi wisata berbasis digital. Metode yang digunakan berupa pendekatan deskriptif kualitatif dengan tahapan observasi lapangan, identifikasi potensi wisata, pengumpulan titik koordinat, dokumentasi, pengolahan data spasial, serta penyusunan peta digital. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa Desa Wonoharjo memiliki sejumlah potensi ekowisata yang meliputi kawasan wisata Bulu Serang atau Waduk Kedung Ombo, Wana Wisata Kedung Cinta, keramba apung, Desa Wisata Wonoharjo, Makam Kyai Serang, serta berbagai potensi wisata dan ekonomi masyarakat lainnya. Pemetaan digital menghasilkan informasi spasial yang dapat digunakan untuk menunjukkan lokasi, akses, dan karakteristik masing-masing potensi wisata. Keberadaan peta digital diharapkan dapat mempermudah wisatawan dalam memperoleh informasi mengenai destinasi sekaligus membantu masyarakat dan pemerintah desa dalam memperkenalkan potensi lokal. Digitalisasi pemetaan juga dapat menjadi langkah awal dalam pengembangan ekowisata yang berbasis kearifan lokal, partisipasi masyarakat, dan pemanfaatan sumber daya desa secara berkelanjutan.
