Mendorong UMKM Naik Kelas Melalui Sosialisasi Pengelolaan Usaha Dan Akses Pembiayaan KUR Di Desa Tunggulsari
DOI:
https://doi.org/10.31004/jepemas.v2i3.14129Keywords:
UMKM, edukasi, KUR, pengelolaan usahaAbstract
UMKM memiliki posisi strategis dalam menunjang kegiatan ekonomi masyarakat di Indonesia. Di sisi lain, pelaku UMKM masih menghadapi berbagai hambatan untuk mempertahankan dan mengembangkan usahanya, terutama berkaitan dengan ketersediaan modal, tata kelola keuangan, legalitas, pemanfaatan teknologi, serta pengetahuan mengenai layanan pembiayaan perbankan. Oleh karena itu, diperlukan upaya edukasi yang dapat membantu masyarakat memahami pengelolaan usaha sekaligus mengenali alternatif sumber permodalan yang tersedia. Kegiatan ini merupakan bagian dari pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata (KKN) yang dilakukan melalui sosialisasi kepada masyarakat Desa Tunggulsari, Kecamatan Kedungwaru, Kabupaten Tulungagung. Pembahasan dalam kegiatan meliputi pengembangan UMKM, pemanfaatan teknologi digital dan transaksi nontunai, pengelolaan keuangan usaha, serta pengenalan Kredit Usaha Rakyat (KUR), mulai dari jenis pembiayaan, ketentuan yang perlu dipenuhi, tahapan pengajuan, hingga penerapan prinsip 5C dalam proses penilaian kredit. Kegiatan sosialisasi  memberikan wawasan kepada peserta mengenai pentingnya kesiapan usaha dan pengelolaan yang baik sebelum memanfaatkan pembiayaan perbankan. Kegiatan ini diharapkan dapat mendukung kesiapan pelaku UMKM dalam mengelola, mengembangkan, dan memperluas usahanya dengan memanfaatkan teknologi serta pembiayaan secara bijaksana.
