PEMANFAATAN DIGITALISASI DALAM PENGEMBANGAN UMKM DAN PENINGKATAN DAYA SAING USAHA MASYARAKAT DESA GEGER KECAMATAN SENDANG KABUPATEN TULUNGAGUNG
DOI:
https://doi.org/10.31004/jepemas.v2i3.14186Keywords:
KKN, digitalisasi UMKM, pemasaran digital, NIB, QRIS, daya saing usahaAbstract
Kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Islam Negeri Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung Tahun 2026 di Desa Geger, Kecamatan Sendang, Kabupaten Tulungagung, dilaksanakan melalui program unggulan “Pemanfaatan Digitalisasi dalam Pengembangan UMKM dan Peningkatan Daya Saing Usaha Masyarakat Desa Geger.” Kegiatan ini dilatarbelakangi oleh adanya potensi UMKM yang cukup beragam di Desa Geger, meliputi usaha perdagangan, jasa, kuliner, serta produksi makanan olahan, namun sebagian pelaku usaha masih menghadapi kendala dalam pemasaran, identitas usaha, legalitas, dan penggunaan sistem pembayaran digital. Tujuan kegiatan ini adalah meningkatkan pemahaman dan kemampuan pelaku UMKM dalam memanfaatkan teknologi digital untuk mengembangkan usaha dan meningkatkan daya saing. Metode pelaksanaan kegiatan meliputi observasi, pemetaan dan pendataan UMKM, transek, wawancara, sosialisasi dan pelatihan digitalisasi, praktik pemasaran melalui platform digital, serta pendampingan pembuatan Nomor Induk Berusaha (NIB), QRIS, dan banner usaha. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pelaku UMKM memperoleh pengetahuan dan pengalaman dalam memanfaatkan media digital sebagai sarana pemasaran dan pengembangan usaha. Selain itu, kegiatan pendampingan membantu pelaku UMKM dalam memperkuat identitas usaha, mendukung legalitas usaha, serta menyediakan alternatif pembayaran digital. Kegiatan mendapatkan respons positif dari pelaku UMKM dan masyarakat karena materi dan pendampingan yang diberikan dinilai relevan serta dapat diterapkan dalam kegiatan usaha sehari-hari. Dengan demikian, kegiatan digitalisasi UMKM memberikan kontribusi dalam meningkatkan pengetahuan dan kesadaran pelaku usaha terhadap pentingnya teknologi digital serta mendorong pengembangan UMKM secara lebih adaptif dan berkelanjutan.
